Tips Membeli Rumah yang Cocok untuk Anda dan Keluarga

Jika anda punya rencana untuk cari rumah baru, tentunya anda punya sederet kriteria atau batasan-batasan yang anda inginkan. Anda tidak ingin menyesal setelah memutuskan untuk beli rumah baru bukan. Ada beberapa kiat membeli rumah, atau tips membeli rumah, yang bisa anda jadikan acuan untuk mempersempit kriteria atau batasan yang anda buat.

Untuk memilih sebuah rumah yang nantinya akan anda tinggali baik untuk sendiri, ataupun untuk keluarga, haruslah lebih teliti. Lain halnya jika anda hanya akan menyewa rumah saja. Tentu kriteria yang diterapkan saat anda mencari rumah sewa tidak akan sebanyak saat anda akan beli rumah baru, baik itu untuk beli rumah secara kontan atau KPR, rumah baru atau rumah second (rumah bekas). Begitu banyaknya persyaratan yang anda buat, ataupun atas saran dari istri, teman, atau kerabat anda, akhirnya membuat deretan kriteria rumah yang akan anda beli menjadi lebih panjang. Maka dari itu, buatlah terlebih dahulu batasan-batasan yang anda inginkan secara tertulis, sehingga anda dapat mensortir sedikit-demi sedikit persyaratan rumah seperti apa yang anda inginkan.

Sekarang mari kita buat sebuah contoh catatan tertulis yang bisa anda jadikan panduan membeli rumah saat anda mulai cari rumah baru. Hal apa saja yang harus dipertimbangkan dan terjawab oleh anda, agar anda bisa memikirkan jangka panjang kedepannya mengenai rumah yang akan anda miliki nanti.

5 Tips Membeli Rumah

1. Menentukan rumah dan lingkungan seperti apa yang akan anda beli.

  1. Di mana lokasi rumah yang anda inginkan?– Real estate, komplek perumahan eksklusif, ataukah cukup di perumnas saja?- Seberapa jauhkah jarak terhadap mobilitas anda, jauh atau dekatkah dari tempat kerja anda atau istri anda bekerja, anak-anak anda sekolah?- Nyamankah atau terjangkaukah fasilitas umum rumah yang anda inginkan, seperti macet atau tidaknya di jalan raya, adanya jalan tol, atau adanya jalur angkutan kota.

    – Cukup sehatkah lokasi rumah yang anda ing inginkan? Seperti jauh atau dekat dari pabrik, tempat pembuangan sampah, adanya peternakan, atau adanya pembuang limbah pabrik.

  1. Sebesar apakah rumah yang anda inginkan?– Cukupkah kondisi rumah baru untuk memenuhi kebutuhan anda beserta keluarga?- Cukup memadaikah jika dalam jangka panjang ada tambahan anggota keluarga yang baru?- Jika suatu saat anak-anak anda sudah meninggalkan rumah, terlalu besarkah rumah anda untuk ditinggali hanya berdua, anda dan istri.

    – Jika anda membeli dari pengembang atau di linkungan yang ada pengembangnya, apakah ada izin untuk melakukan perluasan bangunan atau renovasi total.

  1. Jenis rumah seperti apa yang harus anda pilih?Jenis rumah disini misalnya rumah biasa, rumah susun, rumah apartemen atau villa?- Apakah anda berkeinginan untuk tidak mau dipusingkan dengan urusan perawatan rumah?- Atau apakah anda justru lebih senang merawat rumah anda sendiri nantinya, atau lebih senang menyerahkannya kepada pengelola?
  2. Bagaimana kondisi rumah tersebut?– Telitilah terhadap struktur bangunan, serta fondasi rumahnya. Cukup baik atau kuatkah kondisi rumah yang akan anda miliki.- Periksalah apakah ada kerusakan bangunan yang disebabkan oleh serangga (misalnya kayu kropos), akibat hujan, banjir, gempa atau yang lainnya.- Periksalah sarana-sarana penting di rumah tersebut. Seperti instalasi listrik, sambungan telepon, saluran air, pemanas air, saluran pembuangan, dan yang lainnya. Bagaimana kondisinya.

    – Perhitungkan apakah nanti akan ada biaya tambahan untuk perbaikan, seberapa banyakkah biaya perbaikan tersebut.

  1. Fasilitas umum seperti apakah yang anda inginkan di lingkungan rumah anda?– Apakah anda menginginkan adanya kelengkapan fasilitas olah raga (pusat kebugaran,kolam renang, lapangan footsal, lapangan tenis, dsb), fasilitas ibadah (masjid, gereja, dsb), fasilitas kesehatan (klinik, rumah sakit, puskesmas, apotik, dsb).- Apakah anda ingin ada pusat perbelanjaan, tempat hiburan, pasar, supermarket atau taman bermain yang dekat dari rumah anda?- Apakah anda ingin rumah anda dekat dekat dengan fasilitas pendidikan, SD, SMP, SMU, Universitas, atau kampus.

    – Apakah anda ingin rumah anda dekat dengan fasilitas kebersihan seperti misalnya baiknya saluran pembuangan tertata dengan rapi dan bersih, adanya jadwal kebersihan yang teratur dan teroganisir seperti pengambilan atau pengangkutan sampah secara rutin.

2. Berapa lama anda akan tinggal?

Jika anda berkemungkinan tinggal dalam waktu tidak lama karena faktor pekerjaan misalnya, nanti anda bisa dipindahtugaskan, maka sebaiknya, paling tidak anda perhitungkan 3-5 tahun ke depan agar jika harga jual rumah tersebut bisa naik di 3-5 lima tahun ke depan. Agar anda kemudian bisa menjualnya paling tidak sampai modal beli rumah kembali ke tangan anda.

3. Berapa lama rumah anda dapat memenuhi kebutuhan anda dan keluarga?

Misalnya jika saat ini anda baru menikah dan belum punya anak. Bagaimana 2 atau 5 atau 10 tahun mendatang, apakah rumah anda masih memenuhi kebutuhan untuk menampung anggota keluarga anda? Pertimbangkan untuk mengambil rumah yang masih memiliki lahan sisa, agar anda suatu saat bisa melakukan pengembangan atau renovasi guna memenuhi kebutuhan keluarga anda.

4. Persiapkan dana dengan matang.

Yang paling penting adalah mempersiapkan dana sesuai dengan kemampuan. Apalagi jika nantinya dibutuhkan adanya biaya perbaikan di depan. Seberapa besar kesanggupan anda, tentu anda sendiri yang tau persis jawabannya. Perhitungkan dana setelah anda mengeluarkan biaya untuk beli rumah terhadap biaya hidup selanjutnya.

5. Memiliki uang simpanan untuk biaya tak terduga

Memiliki uang simpanan untuk biaya tak terduga akan membuat anda lebih nyaman dan tenang saat anda sudah membeli dan menempati rumah baru anda. Bukan tidak mungkin, di rumah baru anda juga menginginkan adanya perkakas atau furnitur baru, yang ingin disesuaikan dengan keberadaan rumah baru anda. Karena biasanya, setelah membeli rumah baik rumah baru ataupun bekas, tentu anda pun ingin punya interior yang sesuai dengan rumah baru anda. Jadi perhitungkan juga untuk biaya-biaya tak terduga.

Nah itulah sobat Infodari, tips membeli rumah yang harus anda pertimbangkan sebelum beli rumah baru, ataupun rumah bekas. Dengan begitu daftar catatan keinginan anda yang begitu banyak, dapat dibatasi oleh hal-hal tersebut di atas yang sifatnya umum. Namun tentu saja anda masih punya kebebasan untuk menentukan kriteria lain dalam hal mimilih rumah. Kiat membeli rumah diatas hanya merupakan patokan dasar yang bisa dijadikan panduan membeli rumah, agar bisa mempersempit syarat dan prasyarat terhadap rumah yang akan anda beli nanti. Semoga bermanfaat.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Human Captcha Verification : * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

%d bloggers like this: