fikathiana April 12, 2017 @ 5:06AM

Cumi merupakan hasil laut yang dapat dijadikan berbagai macam masakan. Dari mulai masakan yang mudah hingga yang memerlukan keahlian khusus. Jika anda ingin memasak cumi sendiri di rumah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, anda sebaiknya mengetahui bagaimana cara memilih cumi yang masih segar. Kedua, cara mencuci atau membersihkan cumi. Dan yang ketiga, barulah cumi siap untuk diolah dan dimasak menjadi berbagai macam santapan lezat yang anda inginkan. Berikut akan diberikan pula tips cara memasak cumi yang baik.

Agar cumi yang anda masak benar-benar enak dan sehat, penting untuk anda mengetahui ketiga cara diatas. Seperti saya, sebelumnya belum mengetahui, cumi itu harus diapakan terlebih dahulu sebelum dimasak. Seperti halnya cara memilih seafood lainnya seperti kepiting, ikan salmon, udang dan yang lainnya, selalu pilihlah yang masih segar. Dan kemudian saya mencoba mencari tahu tentang bagaimana cara membersihkan cumi yang benar.

Bagaimana cara memilih cumi segar?

Berikut ini beberapa cara membedakan dan memilih cumi masih segar atau cumi tidak segar.

  • Cumi yang masih segar ditandai dengan baunya yang masih segar, tidak berbau menusuk. Jika cumi sudah mengeluarkan aroma menusuk, merupakan salah satu ciri-ciri cumi busuk dan sangat tidak layak dikonsumsi.
  • Dagingnya padat, tidak berwarna kemerahan, dan kulit arinya masih utuh.
  • Cumi-cumi dari pasar tradisional biasanya lebih segar daripada cumi-cumi di pasar swalayan,yang sudah dibekukan.
  • Kunci masak cumi hampir sama seperti memasak seafood yang lain, yaitu jangan masak cumi-cumi terlalu lama. Karena jika terlalu dimasak, maka dagingnya kan semakin alot.
  • Cumi yang masih segar biasanya akan lebih mudah dipotong.
  • Untuk memasak yang cepat, pilih cumi yang lebih kecil yang bermata jernih dan daging yang lembab. Cumi yang lebih kecil lebih empuk dari pada yang besar.

tips cara memilih dan mengolah cumi segar

CARA MEMBERSIHKAN CUMI DAN CARA MENCUCI CUMI YANG BENAR

  • Tinta cumi punya cita rasa tinggi, yang sering dijadikan bumbu rahasia oleh para chef di dunia. Jadi sebaiknya perhatikan bagaimana cara membersihkan cumi. Anda pisahkan bagian mana saja yang akan anda olah atau akan dimasak, bagian mana saja yang harus dibuang. Apakah anda akan menggunakan tintanya atau tidak. Oke, sekarang kita lihat bagaimana cara membersihkan cumi tersebut.
  • Pegang dan tahan kepala di satu tangan dan badannya di tangan lain. Bagian dalamnya akan tertarik keluar juga. Pisahkan bagian tentakel dari badan. Perlahan tarik kepalanya dari badan.
  • Sekarang waktunya anda perhatikan cara membersihkan kepala cumi yang benar. Buang ‘kotoran’ dari bagian kepala cumi yaitu berupa kantung yang berisi serbuk yang terasa kasar jika dipegang, bagian ini terpisah dari kantung tinta. Sebenarnya bagian kepala cumi bisa dimakan, akan tapi akan terasa tidak enak karena bagian ini terasa berpasir.
  • Biarkan kantung tinta jika tidak ingin dibuang. Kantung tinta berada dibelakang kepalanya Tipis dan berwarna keperakan, anda tidak akan mendapatkan banyak tinta dalam satu cumi.
  • Kumpulkan dengan cara memencetnya ke dalam ¼ cangkir air. Tinta juga ada di belakang matanya.
  • Sungut cumi juga enak dimakan. Potong tepat dibawah matanya. Buang bagian belakangnya. Dalam badannya akan kita temukan tulang cumi yang menyerupai plastik, buang tulang ini.
  • Kulit luar cumi yang kecoklatan dapat dikuliti dan dibersihkan dari badannya dengan air yang mengalir, sehingga tinggal daging yang putih.
  • Untuk cumi yang kecil, lebih lunak, tidak perlu dibuang kulit luarnya, tapi untuk cumi ukuran besar buang kulitnya, karena kulitnya menjadi keras saat dimasak. Anda harus mencuci daging cumi dengan cara yang benar, cuci daging cumi dan sungutnya dengan air mengalir.
  • Cumi bisa disimpan untuk beberapa waktu dengan cara yang benar. Masukkan cumi yang sudah dibersihkan ke dalam wadah yang tertutup rapat. Kemudian simpan di freezer (pembekuan). Jangan menyimpan cumi terlalu lama, paling lama 2 hari, agar cumi yang anda olah akan tetap segar. Atau jika ingin tersimpan lebih lama, gunakan plastik vakum, baru bekukan di freezer. Tapi saya sarankan, akan lebih baik jika anda menggunakan cumi segar yang baru diolah dan langsung dimasak.

MACAM-MACAM BENTUK OLAHAN / POTONGAN CUMI-CUMI

Cumi dapat juga dipotong atau dibentuk dalam berbagai penampilan yang menarik. Sehingga akan menjadikan tampilan cumi dalam masakan anda menjadi lebih menarik. Bentuk potongan cumi seperti apa saja yang bisa anda buat? Berikut contoh bentuk olahan potongan cumi:


• Bentuk cincin, caranya: potong melintang badan cumi-cumi setebal 2 cm.
• Bentuk lembaran, caranya: potong daging cumi-cumi membujur 2 bagian.
• Cumi-cumi isi, caranya: masukkan bahan isi ke dalam badan cumi-cumi, dan semat ujungnya dengan lidi.
• Cumi-cumi utuh, caranya: selipkan bagian kepala ke dalam badan cumi-cumi, lalu semat ujungnya dengan lidi.
• Bertekstur, caranya: potong cumi-cumi menjadi lembaran, kerat-kerat menyilang badannya.

Tips cara masak cumi yang baik dan benar.

1. Jangan masak cumi terlalu lama. Begitu pula dengan seafood yang lain. Dua menit saja dengan panas tinggi, cukup memberi kematangan pada cumi. Jika terlanjur menjadi keras atau alot, makan akan diperlukan minimal 30 menit hingga satu jam untuk mengembalikan daging cumi empuk kembali.

2. Perhatikan ukuran dan berat cumi yang akan diolah. Jika satu ekor cumi :

  • berukuran panjang 15 cm dengan berat sekitar 100 gr. Diukur badannya, tidak termasuk sungut apabila sekitar 12 cm atau kurang, maka cumi akan cocok dimasak cepat dan yang lebih besar perlu waktu untuk memasaknya.
  • Berat di bawah 300 gr paling empuk. Tetapi bila anda ingin tinta cumi yang banyak, pilih cumi yang panjangnya lebih dari 12 cm.

3. Saat membeli cumi utuh untuk resep yang menyebutkan cumi bersih, anda harus menambahkan 25 sampai 50 persen. Karena setengah dari berat cumi terbuang saat membersihkannya.

4. Untuk disajikan menjadi salah satu bahan salad, masukan cumi ke dalam air mendidih tidak lebih dari satu menit. Masukan ke air es sehingga pematangan berhenti. Tiriskan, potong sesuai keinginan dan gunakan di salad atau dicelupkan dalam saus favorit anda.

5. Abalon atau yang sejenis dapat dijadikan substitusi untuk sebagian besar resep. Rasa dan teksturnya mirip.

(Hasil rangkuman dari beberap sumber: http://www.femina.co.id/archive/main/kuliner/tips_detail.asp?id=10&views=98,
http://putrichairina.wordpress.com/2011/04/15/tips-mengolah-cumi/)



%d bloggers like this: