Surat-surat yang Harus Dipersiapkan untuk Ikut Program Beasiswa Luar Negeri

Jika anda punya rencana untuk mendaftarkan diri ke suatu program beasiswa luar negeri, anda diharapkan telah menyiapkan diri dengan kelengkapan informasi dan berkas-berkas yang harus dilengkapi. Dari mulai persyaratan administrasi standar hingga kelengkapan data dan surat-surat lainnya dipersiapkan, agar lebih memudahkan anda dalam proses pendaftaran beasiswa nantinya. Kali ini, Infodari akan memberikan sedikit informasi sehubungan dengan seputar info beasiswa mahasiswa di luar negeri.

Apa saja surat-surat penting yang harus dipersiapkan dalam pendaftaran beasiswa luar negeri?

Persyaratan administrasi standar untuk melamar beasiswa:

  • Formulir pendaftaran yang sudah diisisurat-surat kelengkapan melamar beasiswa kuliah
  • Fotokopi ijazah
  • Transkrip nilai yang sudah dilegalisasi dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris
  • Curriculum vitae (CV)
  • Pasfoto
  • Fotokopi paspor

Data atau dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan lainnya adalah:

  • Surat rekomendasi

Persiapkan surat rekomendasi dari beberapa orang penting, paling tidak dari ketua jurusan, atau bahkan dari dekan fakultas. surat rekomendasi yang ditulis di kertas berkepala surat (kop) universitas akan lebih berpengaruh bagi panitia seleksi.

Menurut Ronald, seorang milis beasiswa Yahoo Groups, kita harus mempersiapkan beberapa surat rekomendasi untuk beberapa perguruan tinggi dan program beasiswa yang berbeda.

Menurut saran Ronald diperlukan trik untuk mensiasati surat rekomendasi ini, yaitu:

  1. Mintalah surat rekomendasi yang isinya umum, dengan kop surat universitas; dan minta beberapa buah.
  2. Scan surat rekomendasi, cetak berwarna untuk diserahkan dalam aplikasi beasiswa/universitas. Jika pemberi beasiswa meminta surat yang asli, baru kita serahkan.
  3. Cantumkan nomor telepon dan email profesor atau dosen yang memberi rekomendasi di surat rekomendasi tersebut.
  • Surat nominasi

Surat nominasi juga cukup penting dalam kelengkapan berkas yang harus dipersiapkan. Surat ini merupakan surat yang dikeluarkan universitas yang dituju, sebagai prasyarat mengajukan beasiswa. Dalam surat ini diterangkan kualitas unik/khusus pelamar dan program beasiswa yang dituju si pelamar.

Jika universitas tujuan tidak memberikan surat nominasi, itu berarti si pelamar beasiswa tidak bisa mendaftar ke beasiswa yang diinginkan, dan harus mencari beasiswa lain.

  • Letter of Acceptance

Surat penerimaan (letter of acceptance) adalah surat yang menjelaskan bahwa suatu perguruan tinggi sudah menerima kita sebagai calon mahasiswa di kampus tersebut. Dalam beasiswa studi berbasis riset, letter of acceptance bisa juga diberikan oleh seorang profesor yang mau menerima kita di laboratorium yang dipimpinnya.

  • Sertifikat tes kemampuan

Lengkapi berkas lamaran beasiswa anda dengan melampirkan berbagai macam sertifikat tes kemampuan, terutama untuk keabsahan kemampuan berbahasa asing.

Untuk tes bahasa internasional lampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris, yang biasanya sering digunakan adalah:

  1. Sertifikat kemampuan berbahasa Inggris yang sering dipakai adalah Test Of English as Foreign Language (TOEFL) atau International English Language Testing System (IELTS). Biasanya bisa dilampirkan dengan syarat minimal skor TOEFL adalah 550 dan IELTS 6.5.
  2. Sertakan sertifikat bahasa lain yang sesuai dengan negara universitas yang dituju. Terkadang mereka memintanya sebagai salah satu persyaratan. Misalnya bahasa Jepang, Jerman, Prancis, dsb.
  3. Persiapkan data TPA, atau GRE dan GMAT. Dalam versi internasional, Test Potensi Akademik (TPA) dikenal sebagai Graduate Record Examinations (GRE) dan Graduate Management Admission Test (GMAT). GMAT biasanya digunakan sebagai bagian persyaratan mendaftar S-2 ke bidang bisnis.
  • Personal essay

Dokumen penting lainnya yang harus dipersiapkan adalah Personal Essay. Personal essay adalah cerita latar belakang anda sebagai pelamar beasiswa. Esai ini antara lain termasuk menjelaskan tentang:

  • Cerita siapa diri anda
  • Motivasi apa yang ada pada diri anda untuk mendaftar program beasiswa yang dituju.
  • Latar belakang studi dan pekerjaan saat ini
  • Visi dan misi, dan rencana karier dalam mendaftar beasiswa.

Dalam hal ini, Ronal menyarankan:
“Kalau IPK, TOEFL dan nilai-nilai test yang lain bisa dibilang tidak akan banyak berubah, maka esai ini selalu bisa direvisi berkali-kali. Jadi, alokasikanlah waktu yang banyak untuk esai ini dan mintalah ke teman yang jago bahasa Inggris untuk proof read esai kita,” .

Penjelasan dalam artikel ini merupakan informasi beasiswa kuliah luar negeri yang penting untuk anda ketahui. Baik itu untuk anda yang membutuhkan informasi mahasiswa beasiswa s1, atauapun info beasiswa s2.

Itulah beberapa dokumen penting yang harus diikutsertakan dalam perisapan berkas melamar ke suatu program beasiswa. Surat-surat penting ini merupakan salah kelengkapan yang bisa mendukung anda dalam kelancaran dan kemudahan pendaftaran ke universitas yang dituju. Kemudian ikuti juga beberapa tips lolos program beasiswa di luar negeri.

Cari informasi untuk tempat tinggal. Rencanakan tempat tinggal anda nantinya saat anda diterima nanti, akan tinggal di asrama kampus, keluarga angkat, saudara, atau yang lainnya. Biasanya hal ini juga akan dipengaruhi rekomendasi dari masing-masing negara, untuk menjamin kehidupan dan keberadaan mahasiswa penerima beasiswa.

Kelengkapan ini tidak terbatas untuk satu program beasiswa saja, tetapi juga bisa digunakan untuk melamar progam beasiswa ke berbagai Universitas manapun dan untuk fakultas apapun, misalnya di fakultas kedokteran, fakultas teknologi, fakultas design, dan fakultas apapun di dunia. Jadi, lengkapi surat-surat tersebut diatas mulai dari sekarang.

(Sumber: http://kampus.okezone.com/read/2012/08/16/368/678752/surat-surat-untuk-beasiswa)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Human Captcha Verification : * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

%d bloggers like this: