Seberapa Bahayakah Mie Instan Bagi Kesehatan?

Seberapa Bahayakah Mie Instan Bagi Kesehatan? Makan mie instan terlalu banyak dipercaya dapat merusak kesehatan. Cara membuat mie instan cenderung lebih mudah dan praktis menjadikan mie instan sering dijadikan pilihan menu makanan cepat saji di berbagai kesempatan, apalagi di suasana santai dan cuaca dingin. Sebagian masyarakat juga mempercayai kandungan mie instan bisa berbahaya bagi kesehatan. Lalu sebenarnya, seberapa besar sih efek mie instan jika diskonsumsi terlalu sering? Fatalkah akibat makan mie instan terlalu banyak? Benarkah adanya racun bahaya mie instan yang sering diyakini masyarakat pada umumnya?

Menurut wiki bahasa indonesia, Mi instan adalah mi yang sudah dimasak terlebih dahulu dan dicampur dengan minyak, dan bisa dipersiapkan untuk konsumsi hanya dengan menambahkan air panas dan bumbu – bumbu yang sudah ada dalam paketnya.

Makan mie instan juga sering dikreasikan dengan berbagai bahan makanan lainnya seperti telur, keju, sayuran atau daging agar lebih nikmat disantap. Hal ini pun membuat mie instan menjadi lebih bergizi.

Dikutip dari Kompas.com, Prof. DR. Ir. Ali Khomsan selaku Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor pada acara “Edukasi Dini Pentingnya Sarapan” oleh Blue Band dan Sari Roti di SD Islam Dian Didaktika, Cinere, Selasa (1/11/2011) menjelaskan,

“Industri besar keamanan pangannya sudah cukup terjamin. Setahu saya, mereka sungguh-sungguh dalam memproduksi makanan tersebut, sebab tidak ingin terlibat masalah kesehatan konsumen ke depan. Kecuali jika kita membeli mi kuning di pasar yang tidak ada kemasannya, ditakutkan sudah berformalin.”

Dijelaskan Prof Ali, bumbulah yang menjadi pemicu beragam problema kesehatan.

“Seseorang baru bisa keracunan mi instan setelah makan 500 bungkus sehari. Racun mi instan terletak pada bumbu yang berpengawet. Sedangkan minya karena kering, dia tidak ‘berdosa’,” sambung Prof Ali.

Jadi sebenarnya, seberapa sering sih, seseorang boleh mengkonsumsi atau makan mie instan dalam seminggu? Hal ini perlu ditanyakan agar kita dapat mengindari akibat makan mie instan atau menghindari efek mie instan yang katanya banyak mengandung bahan pengawet.

“Kalau sehari sekali, Insya Allah masih enggak apa-apa. Tapi kita tetap perlu keberagaman makanan. Untuk amannya, konsumsi mi instan sepekan 2 atau 3 kali,” begitu pendapat yang disampaikan Prof. Ali.

Untuk anda penggemar mie instan tak perlu khawatir lagi tentang bahaya makan mie instan. Bahayakah mie instan bagi kesehatan? Jawabannya “Ya”. Namun anda dapat sesuaikan dengan aturan seberapa sering untuk makan mie instan yang disarankan agar tetap aman dalam makan mie instan. Dengan begitu, anda bisa tetap makan mie instan tapi kesehatan anda tetap terjaga. Bahaya mie instan tidak sedahsyat yang diperkirakan jika sesuai takaran dalam memakannya kok.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Human Captcha Verification : * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

%d bloggers like this: