Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on Feb 20, 2013 in Aneka Info | 0 comments

Perbedaan Mesin Cuci Front Loading dan Top Loading

Terdapat dua jenis mesin cuci dengan beda bukaan, mesin cuci front loading dan top loading. Keduanya memiliki perbedaan keuntungan dan kerugian. Baiknya anda pertimbangkan antara keduanya, sebelum anda memutuskan untuk membeli mesin cuci. Perbedaan diantara keduanya dapat dilihat dari cara kerja, sisi ekonomis, pemakaian air, serta dari faktor ergonomisnya. Hal ini tentu berpengaruh kepadapekerjaan ibu rumah tangga sehari-hari di rumah. Mari kita simak perbedaan, kelebihan dan kekurangan diantara dua jenis mesin cuci tersebut berikut ini.

PERBEDAAN MESIN CUCI FRONT LOADING DAN MESIN CUCI TOP LOADING

PERBEDAAN TOP LOADING FRONT LOADING
CARA KERJA Mesin cuci top loading ini bergerak secara vertikal ini menggunakan agitator yaitu bahan plastik y ang berada di tengah bawah tabung. Fungsinya untuk mengolah pakaian dan memutarnya hingga bercampur dengan air dan sabun. Setelah pakaian bercampur dengan air dan sabun detergen, selanjutnya mesin akan mengeluarkan air dan membilas lagi pakaian dengan air bersih untuk menghilangkan sabun cuci. Selain itu, mesin cuci bukaan depan ini memungkinkan anda memasukkan pakaian yang tertinggal ketika proses pencucian sudah dimulai. Anda pun tak perlu menunggu hingga proses pencucian berikutnya. Mesin cuci front loading tidak menggunakan agitator untuk mengolah pakaian. Tabung yang bergerak secara horizontal ini akan mengangkat dan menurunkan kembali pakaian dengan cepat ke dalam air selama beberapa kali. Secara sederhana, mesin cuci ini bekerja bagaikan membanting-banting pakaian.Tapi, anda tidak bisa membuka bukaan mesin ketika proses pencucian telah dimulai. Pasalnya, setelah tombol mencuci ditekan, pintu mesin cuci akan terkunci hingga proses usai.
SISI EKONOMIS Pada pembelian pertama, mesin cuci top loading ini memang dijual lebih bervariasi dengan harga yang lebih murah dari mesin cuci bukaan depan. Inilah mengapa mesin cuci top-loading masih menjadi primadona.Tapi ingat, air yang digunakan pun tak kalah berlimpah. Otomatis penggunaan sabun cuci, durasi pengeringan, dan energi yang terpakai pun akan lebih tinggi.Pasalnya, putaran mesin pada mesin cuci ini berkisar antara 650 rpm sehingga durasi pencucian pun lebih lama.Selain itu, proses pengeringannya pun kurang sempurna. Alhasil, anda harus menjemurnya kembali untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Mesin cuci top-loading juga terkadang mengoyak kain terlalu kencang. Mengingat mesin cuci front loading ini bisa dibilang masih tergolong baru, maka variasi model dan bentuknya pun belum terlalu bervariasi. Harga yang dipasang juga masih relatif tinggi.Pilihan konsumen pun terbatas. Akan tetapi, mesin cuci front loading memiliki ragam kelebihan. Putaran yang lebih cepat (hampir mencapai 1000 rpm) dan jumlah pemakaian air yang lebih sedikit, membuat hasil pencucian lebih kering tapi hemat energi. Pakaian yang telah dicuci pun tak perlu dijemur karena hasilnya benar-benar kering.Jadi, meski harga belinya terbilang mahal, pengeluaran rumah tangga seperti tagihan air, listrik, dan pembelian sabun cuci pun akan berkurang. Artinya, secara jangka panjang, mesin cuci ini justru menguntungkan.
PEMAKAIAN AIR Mesin cuci top loading ini membutuhkan cukup banyak air karena pakaian harus benar-benar terendam di tong pencucian. Selain itu, apabila dilihat dari prosesnya, mesin cuci ini membutuhkan beberapa kali pengisian air. Tengok saja prosesnya yang lebih panjang.Dimulai dari mencampurkan air dengan sabun, membuang air yang telah dicampur sabun, dan mengisinya kembali dengan air bersih untuk membilas. Tong tempat pakaian yang akan dicuci berbentuk horizontal sehingga mesin cuci bukaan depan justru hanya membutuhkan sepertiga dari jumlah air yang digunakan di mesin cuci bukaan atas.Pasalnya, mesin cuci front loading ini hanya menyemprot air bersih ke arah pakaian.  Di waktu yang bersamaan, tong cucian pun berputar. Dengan kata lain, mesin cuci jenis ini lebih hemat air.
ERGONOMIS Mesin cuci jenis ini memiliki bukaan di atas, otomatis anda tak dapat menaruh barang di atasnya. Artinya, lahan yang anda miliki hanya bisa dimanfaatkan untuk menaruh mesin cuci tersebut. Kecuali jika anda menaruh ambalan yang menempel di dinding. Namun di lain sisi, bukaan atas justru aman untuk menghindari Si Kecil “bermain” di area dekat mesin cuci tersebut. Hal ini berpengaruh kepada faktor keamanan bagi si kecil di rumah. Pasalnya, ia pun sulit meraih tombol atau membuka bukaan jika ia belum sama tinggi dengan mesin cuci tersebut.Selain itu, jika posisi berlutut atau membungkuk ternyata tak membuat anda nyaman karena sering membuat pegal, misalnya, maka jenis mesin cuci bukaan atas lebih cocok untuk anda. Sebagian besar area atas mesin cuci front loading atau bukaan depan ini dapat menyimpan barang-barang seperti detergen, kantong cucian, dan keperluan mencuci lainnya.Maka, bila luas area lahan dianggap penting di hunian anda, mesin cuci bukaan depan ini dapat dimanfaatkan untuk menghemat ruang.Di sisi lain, posisi pintu yang berada di depan dan cukup rendah mengharuskan anda berlutut atau membungkuk ketika akan memasukkan dan mengeluarkan cucian

Itulah perbedaan, keuntungan dari masing-masing jenis mesin cuci front loading dan top loading. Sesuaikan dengan kebutuhan anda, mana yang lebih dapat membuat anda merasa nyaman. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing saat digunakan.

Sumber: Tabloid Nova

Dapatkan Artikel-artikel Menarik Infodari.com ke Inbox-mu!

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


eight − 7 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>