Lanjut atau Putus Cinta Saja ?

Pertengkaran bukanlah satu-satunya penyebab putus cinta, masih banyak lagi penyebab lain yang dapat menyebabkan putusnya hubungan. Lanjut atau atau putus cinta saja nih? Jika kamu bingung harus putus atau tidak dengan pacar kamu, cobalah pertimbangkan dengan baik-baik. Mengambil keputusan untuk berpisah itu terkadang dirasakan tidak mudah lho. Mungkin beberapa hal berikut ini bisa jadi pertimbangan buat kamu untuk mengambil keputusan bagaimana kelanjutan hubungan pacaran kamu. Putus atau lanjut ya?

10 pertanyaan sebelum putus cinta
Image courtesy by Stuart Miles | freedigitalphotos.net

Hubungan dengan pacar itu tak selamanya manis. Orang bilang, perselisihan atau pertengkaran itu adalah bumbu pemanis dalam masa pacaran. Namun tak jarang pertengkaran yang melibatkan adanya orang ketiga malah justru menyebabkan perpisahan dan putus hubungan. Putus cinta bisa jadi jalan terbaik yang harus kamu tempuh, atau sebaliknya, lanjut juga bisa jadi jalan terbaik juga lho. Jadi sebaiknya, buatlah keputusan yang terbaik buat kamu untuk kebaikan kamu dan kehidupan kamu selanjutnya. Siapa tau permasalahan yang menyebabkan kamu pengen putus cinta itu jadi batal. Coba tanyakan beberapa hal berikut ke diri kamu sendiri untuk dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk mengakhir hubungan.

10 Pertanyaan Sebelum Memutuskan untuk Putus ?

1. Masih nyamankah kamu berada disisinya dan terus mendampinginya?

2. Masihkah percayakah kamu atas segala apa yang dilakukan pacar?

3. Masih pedulikah dia pada hal-hal kecil yang membutuhkan bantuannya dari kamu seperti dulu?

4. Jika kamu pernah dilukai atau dibohongi, bisakah kamu membangun kepercayaan kembali buat dia?

5. Masih mungkinkah permasalahan yang kamu hadapi sekarang diselesaikan dengan baik? Atau paling tidak kamu dan pacar masih bisa menyelesaikan permasalah dengan mengambil jalan tengahnya, sehingga tidak perlu putus cinta kalian.

6. Masih maukah kamua atau pacar kamu memperbaiki kesalahan yang telah atau pernah terjadi? Masih maukah kalian saling introspeksi diri dan saling mengingatkan?

7. Bisakah kalian saling menggeser kebiasaan menjadi lebih baik? Barangkali ada kebiasaan-kebiasaan kalian yang selama ini masih berbenturan atau berbeda pendapat.

8. Masihkah dia diajak bicara dan berdiskusi dengan cara yang baik untuk menyelesaikan suatu masalah?

9. Sejauh mana upaya yang dia lakukan untuk mempertahankan hubungan kalian berdua? Jika dia masih banyak berbuat kebaikan untuk kamu dan hubunganmu, sebaiknya pertimbangkan lagi untuk tidak mengambil keputusan bubar.

10. Dan terakhir, tanyakan pada diri kamu sendiri, apakah kamu masih mencintai atau menyayangi pasangan kamu?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut hanya sedikit tips untuk bahan pertimbangan untuk mengambil keputusan untuk putus cinta kamu. Mungkin masih banyak masalah lain yang menurut kamu lebih berat, sehingga kamu tetap harus mengambil jalan berpisah. Tapi percayalah, kalau jodoh tak akan lari kemana. Kalau memang dia adalah cinta sejati kamu, dan dia adalah jodoh kamu, tentu kalian akan tetap bersatu. Walau kadang-kadang cinta itu tak harus saling memiliki, tapi percayalah juga bahwa mungkin Tuhan punya rencana lain untuk memberikan kamu yang terbaik. Tidak perlu galau putus cinta berkepanjangan.

Jika kamu memutuskan untuk terus lanjut, kenapa tidak? Cobalah lagi membuat banyak hal semakin lebih baik dari kemarin, tidak ada salahnya bukan?

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Human Captcha Verification : * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

%d bloggers like this: