Kebanyakan Makan Junk Food apa Tanda-tandanya?

Junk food merupakan makanan praktis dan mudah didapat. Hampir semua kalangan umur, pernah atau bahkan sering mengkonsumsi junk food. Ada beberapa tanda-tanda yang bisa dikenali ketika anda sudah terlalu banyak makan makanan junk food. Infodari akan berbagi junk food article untuk menambah wawasan tentang apa pengaruhnya jika terlalu banyak makan junk food.

Dikutip dari Wikipedia, Makanan nirnutrisi (bahasa Inggris:Junk food) adalah istilah yang mendeskripsikan makanan yang tidak sehat atau memiliki sedikit kandungan nutrisi. Makanan nirnutrisi mengandung jumlah lemak yang besar. Makanan cepat saji seperti hamburger, kentang goreng dari McDonald’s, KFC dan Pizza Hut sering dianggap sebagai makanan nirnutrisi, sementara makanan yang sama seperti California Pizza Kitchen atau Nando’s tidak dianggap, meskipun nutrisi yang dimilikinya hampir sama.

Tanda tanda kebanyakan makan junk foodKesibukan aktivitas kerja kita membuat masak sendiri dirumah terbengkelai. Kadang-kadang, kita memang tak bisa menolak godaan untuk menikmati gurihnya kentang goreng atau burger dengan lelehan keju dan mayones. Aromanya saja sudah membuat air liur Anda menetes. Maka, sesekali menikmati junk food sih tak masalah. Yang jadi masalah jika Anda menjadikan “makanan sampah” ini sebagai makanan sehari-hari.

Menurut Jim White, RD, pemilik Jim White Fitness and Nutrition Studios di Virginia Beach, VA, makanan seperti karbohidrat dari tepung pati, cookies dalam kemasan, keripik kentang, minuman bersoda yang manis, serta burger dan kentang goreng, tidak hanya menambah lapisan lemak di dalam tubuh. Jenis makanan ini juga dapat menimbulkan gangguan fisik yang membuat Anda merasa tidak nyaman.

Terlalu banyak makan junk food, paling tidak akan menghasilkan efek samping sebagai berikut:

1. Keriput sebelum waktunya. Efek buruk junk food ternyata tak cuma pada berat badan, tetapi juga pada wajah. Gula, lemak trans (yang biasanya digunakan untuk memperpanjang masa berlaku beberapa makanan kemasan), dan tepung, bisa menyebabkan insulin melonjak naik dan memicu peradangan. Reaksi kimia yang terjadi ketika molekul gula menyerang protein atau lemak jenuh ini mempercepat proses penuaan, dengan cara menonaktifkan antioksidan di dalam tubuh. Anda pun menjadi rentan terhadap kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari, dan membuat wajah lebih cepat keriput.

2. Sembelit. Roti tawar, nasi, dan produk-produk lain yang berbahan dasar tepung pati, dapat menyebabkan sembelit karena kandungan seratnya yang rendah. Padahal, serat berfungsi menggerakkan segala sesuatu melalui tubuh. Jika Anda mengalami dehidrasi, kondisi sembelit akan semakin parah. Jangan tanya akibatnya jika Anda mengimbangi makanan ini dengan minuman seperti soda.

3. Mulas. Konsumsi junk food yang terlalu banyak bisa memicu gangguan asam lambung. Makanan yang tinggi kadar lemak jenuhnya butuh waktu lebih lama untuk dicerna. Ketika burger atau kentang goreng yang Anda nikmati semalam sebelum dicerna sepenuhnya pada pagi hari, kelebihan asam lambung bisa terdorong naik ke kerongkongan ketika tiba waktu makan selanjutnya. Anda pun jadi merasa mual dan mulas.

4. Memperparah gejala PMS. Makanan saja sebenarnya tidak menyebabkan munculnya gejala premenstrual syndrome atau PMS. Ada sumber-sumber lain yang membuatnya lebih parah. Misalnya, gula dan pati, yang menyebabkan insulin naik dan turun dengan cepat. Hal ini akan memengaruhi senyawa kimia dalam otak dan bisa memperburuk mood swingyang Anda alami. Begitu pula dengan minuman. Kopi di gerai kopi yang diberi tambahan aneka pemanis akan memberikan efek paling parah ketika hormon-hormon Anda bergolak akibat efek dari kombinasi gula dan kafein.

5. Pusing. Anda pernah mengalami sakit kepala setelah berturut-turut mengonsumsi makanan yang serba gurih dan berlemak? Rasa sakit ini dipicu oleh tyramine, bahan kimia yang terbentuk dalam pemecahan protein tertentu pada pewarna makanan dan nitrat (seperti yang terdapat pada hot dogs dan daging olahan lain). Para ahli mengatakan bahan-bahan ini meningkatkan aliran darah ke otak, menyebabkan perubahan pembuluh darah yang menimbulkan rasa sakit. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda lebih cermat mengamati jajanan Anda. Jauhi makanan yang memiliki warna yang tidak alami.

6. Bad mood. Berbagai studi menunjukkan bahwa orang yang banyak mengonsumsi junk food cenderung akan mengalami depresi. Paling tidak, ketika Anda mengudap makanan yang kurang sehat, Anda akan merasa kacau. Ketika Anda merasa tubuh kurang nyaman,mood Anda pun akan terganggu dan ikut menjadi kacau.

7. Kembung. Berbagai makanan olahan yang digunakan pada junk food mengandung kadar sodium yang tinggi. Sodium sendiri merupakan penyebab utama perut kembung. Hal ini disebabkan karena sodium mengatur jumlah darah dalam pembuluh darah, dan sifatnya mengikat air. Asupan sodium yang tinggi akan menarik air dari sel-sel Anda, menyebabkan tubuh menahan lebih banyak cairan sebagai kompensasinya. Minuman soda diet akan membuat kondisi Anda semakin parah, karena gelembung (yang mengandung udara) dan pemanis buatan (yang menyebabkan gas) sama-sama memicu kembung.

Dilansir Daily Mail, hal ini disebabkan karena junk food secara instan dapat menaikkan tekanan daran dan kolesterol. Kondisi ini akan mengganggu pasokan darah darah dan insulin ke otak.

Terlebih pada penderita diabetes tipe 2, penyakit umum yang disebabkan karena konsumsi makanan tidak sehat, resiko demensia semakin tinggi.

Berbagai jenis makanan junk food ini membuat sel tubuh menjadi resisten terhadap insulin, yang seharusnya insulin dapat digunakan untuk mengubah gula menjadi energi. Insulin pun sangat dibutuhkan otak untuk kekuatan memori dan kemampuan berfikir.

Selain itu insulin juga bekerja memperkuat hubungan antara sel-sel otak, menjaga pembuluh darah agar tetap dapat memasok darah dan oksigen menuju otak, untuk meningkatkan kemampuan berpikir dan mengingat.

Dari junk food article ini, paling tidak kini anda bisa mulai membatasi diri untuk makan makanan junk food. Jaga kesehatan anda lebih baik lagi dari sekarang.

(Sumber: http://asalasah.blogspot.com/2012/04/7-tanda-kebanyakan-konsumsi-junk-food.html, http://us.life.viva.co.id/news/read/348360-konsumsi-junk-food-sebabkan-pikun-)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Human Captcha Verification : * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

%d bloggers like this: