fikathiana April 12, 2017 @ 11:30AM
  • jenis jenis susu dan manfaat susuDari beragam jenis-jenis umum susu yang kini banyak ditinggalkan adalah susu segar. Padahal, susu yang benar-benar sehat sebenarnya adalah susu segar. Susu segar biasanya dapat dibeli langsung dari peternakan. Namun kini masyarakat cenderung memilih susu yang praktis langsung bisa di minum, baik yang dijual di pasar atau di supermarket. Jika dilihat dari teksturnya, maka jenis susu dapat dibedakan menjadi susu cair, susu bubuk dan susu kental manis.

Susu merupakan pendukung gizi empat sehat lima sempurna. Susu sangat baik dikonsumsi setiap hari, baik di pagi hari bersama sarapan, makan siang, maupun makan malam.

Susu dapat yang bisa dikonsumsi dapat dihasilkan oleh manusia dan perahan dari beberapa jenis hewan mamalia, diantaranya sapi, kambing, kuda, kerbau, keledai, unta, yak, dan lainnya.

Menurut artikel di wikipedia tentang susu, syarat susu yang baik dapat dilihat dari banyak faktor, diantaranya dari warna, rasa, bau, berat jenis, kekentalan, titik beku, titik didih dan tingkat keasaman.

  • Apa itu Susu Segar?

Susu segar adalah susu murni yang tidak mengalami proses pemanasan.

  • Apa itu Susu Murni?

Susu murni adalah susu yang didapatkan langsung dari proses pemerahan yang benar, tidak ada penambahan atau pengurangan bahan-bahan lainnya.
Sayangnya, susu segar biasanya tidak tahan lama. Biasanya, dalam rentang beberapa jam saja kondisi susu dapat rusak. Hal ini diakibatkan karena adanya kontaminasi susu dengan udara yang menyebabkan mudahnya bakteri pembusuk muncul.


Namun industri-industri susu saat ini telah memiliki teknologi yang dapat mengolah susu yang mutahir, dengan meminimalisir kerusakan gizi yang terkandung dalam susu segar. Berbagai jenis susu di produksi dengan baik dipasarkan dengan kemasan dan harga terjangkau.

Manfaat Dasar Mengonsumsi Susu bagi Kesehatan:

1. Menjaga kesehatan tubuh agar tetap bugar.
2. Menjaga kesehatan tulang dan gigi.
3. Mendukung pertumbuhan otak.
4. Memberikan kekebalan tubuh yang lebih baik.
5. Memperlambat dan mencegah kerusakan sel tubuh.
6. Menghindari obesitas.
7. Menghindari diabetes tipe 2.

Jenis-jenis Susu Pada Umumnya Yang Sering Dikonsumsi Masyarakat:

1. Susu Pasteurisasi

Penjelasan
Susu Pasteurisasi adalah susu yang diolah dengan proses pasteurisasi atau dipanaskan, dalam suhu antara 65 hingga 80 derajat Celsius selama kurang lebih 15 detik. Proses pemanasan ini dilakukan untuk membunuh bakterik patogen, salah satu bakteri yang dapat menimbulkan penyakit. Daya simpan susu pasteurisasi ini hanya sekitar 14 hari dan harus disimpan dalam susu sangat rendah, sekitar 5-6 derajat Celsius.

Kandungan Gizi:
– Mengandung asam amino seimbang dalam protein susu, sangat baik dalam meningkatkan perkembangan tubuh anak dan sel syaraf pada anak.
– Mengandung lemak dan laktosa (gula susu) juga menjadi sumber energi baik.
– Mengandung mineral kalsium alami dan vitamin D.

Pemanfaatan:
Sangat baik untuk meningkatkan perkembangan sel syaraf dan tubuh pada anak. Lemak dan laktosa (gula susu) dapat menjadi sumber energi dalam mendukung energi.

2. Susu Kental Manis

Penjelasan:
Susu Kental Manis menurut SNI (Standar Nasional Indonesia), didefinisikan sebagai produk susu berbentuk cairan kental yang diperoleh dengan menghilangkan air dari campuran susu segar dan gula atau dengan rekonstitusi (pelarutan/pencampuran) susu bubuk dengan penambahan gula dengan atau tanpa penambahan bahan pangan lain.

Kandungan Gizi:
Mengandung Vitamin A, D, dan B3
Belum ada penambahan mineral seperti kalsium, zat besi atau zinc
Prosentase kandungan gula dan susunya adalah 70% susu dan 30% gula.

Pemanfaatan:
Susu kental manis ini merupakan susu yang sering digunakan untuk pengolahan makanan seperti martabak, roti, bermacam-macam topping, es campur, juice, pemanis olahan makanan dan minuman lainnya. Biasanya dikemas dalam kaleng atau sachet.

3. Susu Kedelai

Penjelasan:
Susu kedelai adalah susu yang diperolah dari pengolahan kedelai.Ada beberapa orang yang tidak selalu cocok mengonsumsi susu hewani. Sebagai alternatif penggantinya, biasanya orang memilih susu nabati. Selain digunakan untuk mengolah tahu dan tempe, kedelai juga dapat diolah menjadi susu. Komposisi susu kedelai hampir sama dengan susu sapi. Bagi orang yang memilik alergi laktosa yang terdapat pada susu sapi, maka sebaiknya memilih susu kedelai ini. Hasil olahan pabrik biasanya akan ditambahkan mineral dan vitamin.

Kandungan Gizi:
– Mengandung vitamin B1, B2, dan niasin yang jumlahnya setara dengan susu sapi
– Susu kedelai sama sekali tidak mengandung kolesterol.
– Mengandung vitamin E dan K yang cukup tinggi. T
– Tidak mengandung vitamin B12 dan kandungan mineral terutama Kalsium yang kandungannya lebih sedikit jika dibandingkan dengan susu sapi.
– Setiap gram protein yang dikonsumsi dapat menghasilkan pertambahan berat sektar 23 gram.

Pemanfaatan:
Dapat diminum langsung. Susu kedelai dapat dibuat sendiri di rumah.

4. Susu dari Biji-bijian

  • Susu Bunga MatahariPenjelasan:
    Susu dari Biji-bijian didapatkan dari hasil pengolahan biji-bijian tertentu. Salah satu contohnya adalah susu yang terbuat dari pengolah biji bunga matahari Sunflower Milk. Karena terbuat dari bahan alami, maka susu ini cocok untuk orang yang memiliki alergi.Kandungan Gizi:
    Bebas gluten dan kaya serat.
    Mengandung folat, vitamin A, Omega 3 dan 9.Pemanfaatan:
    Banyak dikonsumsi oleh vegetarian.
  • Susu AlmondPenjelasan:
    Susu almond, yang dikenal juga dengan Raw Almond Milk, adalah susu yang diperoleh dari pengolahan almond. Meski harganya terbilang cukup mahal, namun banyak pula orang memburu susu ini karena rasanya lebih enak dibandingkan susu kedelai.Kandungan Gizi:
    – Kadar kalorinya lebih rendah dibandingkan susu kedelai.
    – Mengandung Magnesium yang dapat membantu proses pemecahan makanan dan kesehatan tulang.
    – Mengandung Selenium yang dapat mengontrol kerja kelenjar tiroid dan potassium, yang dapat mengendalikan tekanan darah.
    – Mengandung Asam Folat, lemak baik, dan vitamin E yang sangat baik untuk kesehatan kulit.
    – Bebas laktosa dan kasein.Pemanfaatan:
    Dapat dikonsumsi bagi mereka yang memiliki alergi terhadap susu sapi. Namun Jangan dikonsumsi bagi mereka yang memiliki alergi terhadap kacang-kacangan.
    Susu almond dapat dibuat sendiri di rumah dengan proses pembuatan yang cukup mudah, seperti halnya membuat susu kedelai.

Sudah banyak jenis-jenis produk susu lain termasuk berbagai macam susu turunan yang dijual di pasaran. Beberapa diantaranya seperti Susu Formula, Susu Low Fat, Flavoured Milk, Susu Skim dan semi skim, Susu UHT (Ultra High Temperature), Susu Full Cream, Rice and Oat Milk, Susu Evaporated, CLA (Conjugated Linoleic Acid), Extended shelf-life (ESL), Dehydrated milk, Condensed milk, Susu Calcium Enriched.

Tips Penting Membeli Produk Susu di Pasaran

  • Jika susu dalam bentuk kemasan, maka perhatikan baik-baik kemasannya. Jika kemasan dalam keadaan utuh dan tidak rusak, tidak ada lubang, maka susu didalamnya masih dalam konisi baik dan aseptik.
  • Jangan pernah lupa untuk memeriksa tanggal kadaluwarsa di kemasan.
  • Untuk anak-anak dan balita, berikan susu yang sekali minum saja, pilih dalam kemasan kecil. Agar susu yang dikonsumsinya tidak lama dibiarkan terkena udara bebas jika tidak langsung habis.
  • Jangan simpan susu terkena langsung dengan sinar matahari.
  • Susu yang kemasannya masih baru dan utuh dapat disimpan dalam suhu ruang. Namun jika sudah dibuka, sangat dianjurkan untuk menyimpannya di lemari pendingin untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

Seberapa banyak Frekuensi Konsumsi susu yang baik?

Frekuensi mengonsumsi susu dapat disesuaikan dengan usia.
Balita : 3-4 gelas setiap hari.
Anak-anak : 2 gelas setiap hari.
Remaja : 4 gelas setiap hari.
Dewasa : 3 gelas setiap hari.



%d bloggers like this: