Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted by on Jul 25, 2011 in Kesehatan, Tips n Trick | 0 comments

Faktor Penyebab Kegemukan dan Cara Mengatasi Kegemukan pada Anak

Anak gemuk dan padat memang tampak lucu dan menggemaskan. Namun gemuk yang padat dan sehat, itulah yang diinginkan oleh semua para orang tua. Gemuk yang berlebihan, atau yang lebih dikenal dengan obesitas, tidak baik untuk kembang dan tumbuh anak. Kegemukan pada anak akan mempengaruhi aktifitas dan perilaku anak. Mari kita pelajari lebih lanjut, faktor penyebab kegemukan dan cara mengatasi kegemukan pada anak, serta dampak kegemukan pada anak.

Bila diminta memilih antara potongan buah segar, air putih, dan minuman manis (sugary drink), tentu balita akan memilih yang terakhir. Sugary drink seperti minuman bersoda, jus kemasan, atau minuman manis lain memang bisa membuat balita kecanduan karena rasa manisnya.

Padahal, menurut dr Fiastuti Witjaksono, ahli gizi dari Universitas Indonesia, minuman manis biasanya mengandung asupan gula tambahan yang bisa memicu obesitas, termasuk pada anak.

“Kita membutuhkan gula setiap harinya sebanyak 2,5 makan atau sekitar 5 sendok teh. Jika masih muda dan aktif bergerak, jumlah tersebut bisa ditambah. Sebaliknya, jika kita lebih banyak duduk diam, kurangi gula,” katanya dalam acara media edukasi bertema “Better Habits for a Better Life” yang diadakan oleh Nestle Pure Life di Jakarta (27/1/2011).

Riset yang dipublikasikan dalam The Lancet dan British Medical Journal menyebutkan, sugary drink bisa memicu obesitas pada anak-anak. Bocah berusia 12 tahun yang meneguk minuman ringan secara teratur berisiko dua kali mengalami obesitas dibanding yang tidak mengonsumsi sugary drink.

“Sejak awal, sebaiknya anak tidak perlu diperkenalkan rasa manis karena nanti jika sudah besar ia akan kenal dengan sendirinya. Sebaiknya berikan anak air putih atau jus buah murni yang banyak mengandung air,” katanya.

Ia mengatakan, kandungan gula dalam minuman manis menyumbang 40 persen kebutuhan kalori harian. “Pemberian madu sama saja seperti gula, karena itu perlu dikurangi,” katanya.

Fiastuti mengatakan, sejak usia 2 tahun, anak sebaiknya sudah mengonsumsi makanan keluarga, termasuk juga kebiasaan minum air putih. “Kebutuhan anak akan air berbeda dengan orang dewasa. Kebutuhannya disesuaikan dengan jumlah berat badan,” paparnya.

Anak-anak juga wajib dibiasakan minum air putih karena mereka lebih aktif bergerak sehingga banyak cairan tubuh yang terbuang. Selain air putih, kebutuhan cairan anak juga bisa diperoleh lewat kuah sayuran, buah yang banyak mengandung air, susu atau jus yang dibuat sendiri.

Orangtua seharusnya membantu anak-anak mereka mengontrol berat badan dalam level yang sehat. Selain mengurangi asupan kalori dan gula, anak juga perlu dilibatkan pada aktivitas fisik bertenaga setiap hari dan membatasi waktu menonton televisi atau bermain video games.

Faktor penyebab kegemukan atau obesitas pada anak adalah :

1. Pola makan yang buruk
2. Makan atau ngemil terlalu banyak
3. Kurangnya olahraga
4. Riwayat keluarga mengidap obesitas
5. Penyakit medis (endokrin, masalah-masalah neurologis)
6. Obat (steroid, beberapa obat psikiatris)
7. Stress atas suatu kejadian atau perubahan (perpisahan, perceraian, pindah lingkungan, kematian, pelecehan)
8. Masalah dengan keluarga atau teman
9. Rasa rendah diri
10. Depresi atau masalah emosional lainnya

Resiko yang dapat diakibatkan obesitas pada anak-anak meliputi :

1. Peningkatan risiko penyakit jantung
2. Tekanan darah tinggi
3. Diabetes
4. Masalah Pernapasan
5. Masalah Tidur

Cara untuk mengatasi obesitas pada anak-anak dan remaja mencakup :

1. Membuat Program untuk mengendalikan berat badan
2. Merubah kebiasaan makan (makan perlahan-lahan, yang nantinya secara rutin)
3. Mengontrol pola makan serta menyeleksi makanan yang akan dikonsumsi (mengurangi makan makanan berlemak, hindari junk  food dan fastfood)
4. Kontrol porsi dan mengkonsumsi sedikit kalori
5. Meningkatkan aktivitas fisik (terutama berjalan) dan merubah gaya hidup lebih aktif
6. Makan bersama keluarga, bukan sambil menonton televisi atau di depan komputer
7. Tidak memberikan makanan sebagai hadiah
8. Batasi ngemil

Itulah hal-hal yang menjadi faktor penyebab kegemukan dan cara mengatasi kegemukan  pada anak, serta dampak kegemukan pada anak. Para orang tua tentu tidak harus khawatir lagi jika anda bisa menerapkan cara mengatasi obesitas pada anak tersebut diatas secara berkala. Tumbuh kembang anak harus  menjadi prioritas anda dalam merawat anak. Hindari obesitas dan kegemukan pada anak atau obesitas pada balita atau obesitas pada bayi anda. Cegah obesitas pada anak agar anak anda memiliki balita dan anak yang lebih sehat.

Dapatkan Artikel-artikel Menarik Infodari.com ke Inbox-mu!

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


3 × = twenty four

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>