Bagaimana Cara Ber-E-mail Secara Benar dan Aman | Bagian 1


E-mail merupakan surat elektronik yang dikirimkan melalui internet. Anda tentu sudah tahu bagaimana cara membuat e-mail gratis bukan? Baik itu membuat email di google, atau membuat email di yahoo. Dan anda juga tentu sudah mengetahui dan lancar dalam menggunakan e-mail, membuat e-mail, mengirim e-mail, menghapus e-mail, membalas e-mail dan meneruskan e-mail. Namun ada yang harus anda ketahui, bagaimana cara ber-e-mail secara benar dan aman, agar akun e-mail serta data pribadi anda tetap aman.

Inilah cara-cara ber-e-mail yang dianjurkan untuk anda dalam mengoperasikan  atau menggunakan e-mail anda.

1.  Mencegah masuknya Virus dan Spam

- Kurangi penyebaran virus lewat e-mail, dengan menggunakan software antivirus.
- Hanya gunakan layanan e-mail yang menawarkan perlindungan antivirus secara otomotis (seperti: AOL, Gmail, Hotmail, Yahoo!)
- Scan attachment dalam e-mail dengan antivirus sebelum dibuka.
- Kurangi jumlah spam yang diterima. (spam adalah bulk e-mail yang tidak diharapkan dan berhubungan dengan junk mail yang ada di mailbox anda). Jangan masukkan alamat e-mail anda pada situs web atau mengirimkannya ke setiap situs atau organisasi yang memintanya.
- Jangan teruskan e-mail berantai. Waspada terhadap tawaran atau persetujuan untuk menerima e-mail dari vendor.
- Hanya berlangganan ke situs web dan newsletter yang anda benar-benar butuhkan saja. dan buatlah akun khusus untuk berlangganan newsletter, yang berbeda dengan e-mail pribadi anda.
- Jangan buka e-mail yang tidak jelas. Jika secara tidak sengaja membuka spam, jangan klik link yang menawarkan untuk mendaftar atau berhenti berlangganan atau menghapusnya dari mailing list kecuali vendor si pengirim adalah vendor yang dipercaya. Jangan klik link apapun yang tidak dipercaya.

2. Menghindari serangan Phising.

Phising dilakukan untuk mencuri data pribadi user atau pemilik akun. Mereka sering menggunakan e-mail palsu untuk mengecoh si penerima supaya memberikan data pribadi seperti nomor kartu kredit, username account, password dan bahkan nomor jaminan sosial.
Waspada terhadap aktivitas di online banking dan e-commerce meskipun pada umumnya aman, yang meminta data pribadi anda. e-mail phising sering berisi logo asli dan tampak seperti dikirim dari organisasi atau vendor asli. Lebih baik bicara langsung lewat telephon dengan pihak terkait atau dengan perwakilan resmi dari vendor asli.

3. Mengelola inbox.

- Buatlah kategori dalam inbox anda agar lebih rapi. Misalnya: kategori berdasarkan nama perusahaan, jenis perusahaan, jenis pertemanan, dan yang lainnya.
- Urutkan e-mail berdasarkan prioritas, subjek, tanggal, pengirim, dan lainnya untuk membantu anda dalam e-mail penting untuk ditindaklanjuti.

4. Buat e-mail yang profesional.

Gunakan tata bahasa yang baik. Jangan menggunakan karakter huruf besar semua karena akan terkesan seperti kalimat protes. Buat e-mail dengan susunan yang rapi dengan paragraf. Sebelum mengklik tombol send, periksa isi e-mail anda dengan baik, apakah ada kesalahan tata bahasa, tanda baca, atau kesalahan ejaan.

5. Gunakan CC dan BCC.

CC adalah Carbon Copy, dan BCC adalah Blind Carbon Copy. Ini memungkinkan anda untuk mengirim salinan e-mail kepada orang lain yang menurut anda perlu mengetahui e-mail anda.

6. Lindungi alamat e-mail.

- Jangan sebarkan alamat e-amil rekan kerja anda kepada vendor, teman atau orang lain di luar organisasi. Pastikan bahwa si penerima yang terdapat pada field “To:” dan CC / BCC adalah orang yang tepat, dan anda tidak mengekspos alamat e-mail lain.

- Jangan sebarkan alamat e-mail anda atau rekan kerja anda di forum internet, papan buletin, di grup Usernet, di ruang chat, atau di tempat lainnya kecuali benar-benar diperlukan. Waspadai keamanan e-mail!

- Cara sederhana agar alamat e-mail anda atau orang lain tetap rahasia:

a. Gunakan fitur BCC pada waktu ingin menyembunyikan alamat e-mail asli anda. Artinya, anda hanya menampilkan alamat e-mail anda yang lain, dan anda menjadikan e-mail ini sebagai tempat persinggahan dalam menggunakan fasilitas e-mail. Setiap e-mail yang masuk atau keluar, akan diteruskan kepada e-mail anda yang sifatnya lebih pribadi, atau e-mail anda yang asli.

b. Hapus alamat e-mail mereka dari e-mail yang anda teruskan.

Baca selanjutnya di artikel Bagaimana Cara Ber-E-mail Secara Benar dan Aman | Bagian 2.




Dapatkan Artikel-artikel Menarik Infodari.com ke Inbox-mu!

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


two − 1 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>