Apa Sih Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan?

Anda tentu sering melihat buah naga di pasar swalayan atau supermarket. Selain dari warnanya, bentuk buahnya benar-benar menarik. Rasa buah yang manis dan segar ini termasuk salah satu buah yang kaya akan gizi dan nutrisi. Khasiat dan manfaatnya berpengaruh banyak pada kesehatan. Apa saja sih sebenarnya manfaat buah naga untuk kesehatan? Kandungan apa saja yang dimiliki buah naga? Yuk kita simak ulasannya berikut ini.

khasiat dan manfaat buah nagaKhasiat Buah Naga mengobati kanker, tumor, sakit mata, asam urat, dan jantung, menyembuhkan rematik, penyeimbang kadar gula darah, pengontrol kolesterol, menguatkan ginjal dan tulang , menajamkan penglihatan. Red pitaya-sebutan buah naga berdaging merah-itu dikonsumsi pagi dan sore hari masing-masing 1 buah berbobot 250 g.

Kisah Zaenal Solikhin itu seakan membenarkan anggapan buah naga-terutama buah naga berdaging merah Hylocereus polyrhizus-yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Dalam kebudayaan Tionghoa buah naga dipercaya menghaluskan kulit wajah sehingga tampil lebih cantik. Namun, ia tidak digunakan untuk mengobati penyakit-penyakit mematikan seperti kanker atau jantung. ‘Buah naga baik untuk mengatasi panas dalam karena bersifat mendinginkan,’ ujarnya.

Berbagai hasil penelitian ilmiah menunjukkan buah naga berfaedah bagi kesehatan. Marhazlina M, peneliti Department of Nutrition and Dietetics Faculty of Medicine and Health Sciences Universiti Putra Malaysia, meneliti pengaruh mengkonsumsi buah naga terhadap kadar gula darah dan kolesterol pada pasien diabetes mellitus tipe 2 yang tidak tergantung insulin. Uji dilakukan terhadap 28 pasien berusia 40-55 tahun.

Sukarelawan itu dibagi ke dalam 4 kelompok, masing-masing terdiri atas 7 pasien.
– Pasien pada kelompok I diberi asupan 400 g buah naga berdaging merah setiap hari,
– kelompok II 600 g,
– kelompok III tanpa perlakuan,
– kelompok IV diberi obat penurun kadar gula darah yang beredar di pasaran.

Darah pasien diperiksa pada minggu pertama pascaperlakuan, 4 minggu, dan 2 minggu sebelum perlakuan berakhir. Total masa perlakuan 7 minggu.

Darah pasien diperiksa dengan mesin penganalisis kimia otomatis. Hasil penelitian menunjukkan kadar kolesterol high density lipoprotein (HDL)-kolesterol baik-pasien kelompok I meningkat 14,1% setelah 4 minggu perlakuan.

Sedangkan kadar gula darah pasien menurun 19,94%, kolesterol low density lipoprotein (LDL)-kolesterol buruk-5,94%, dan trigliserida 23,52%. Kesimpulannya, buah naga berdaging merah berpotensi membantu menurunkan kadar gula darah dan mencegah risiko penyakit jantung pada pasien diabetes. Hasil itu tidak jauh berbeda dengan kelompok II.

Pitaya juga terbukti kaya antioksidan. Hasil riset Agricultural Research Service (ARS), United States Department of Agriculture (USDA), buah naga berdaging merah mengandung total fenolat 1.076 mol gallic acid equivalents (GAE)/g puree. Aktivitas antioksidan mencapai 7,59 ?mol trolox equivalents (TE)/g puree. Sedangkan yang berdaging putih Hylocereus undatus mengandung total fenolat 523 mol GAE/g dan aktivitas antioksidan 2,96 mol TE/g.

Manfaat buah naga untuk kesehatan ternyata tak hanya dipersembahkan daging buah. Hasil penelitian Rosario Vargas Sol’s dari Laboratorio de Investigation de Fitofarmacolog, Universidad Autonoma Metropolitana Xochimilco, Meksiko, ekstrak kloroform daun buah naga berdaging putih mengandung senyawa pentacyclic triterpene taraxast-20-ene-3a-ol dan taraxast-12,20(30)-dien-3a-ol. Kedua senyawa itu terbukti melindungi kelenturan pembuluh darah kelinci.

Peneliti memperkirakan keampuhan kedua senyawa itu hampir menyamai troxerutin, salah satu obat pelindung pembuluh darah mikro yang beredar di pasaran. Obat itu berfaedah mengurangi risiko pecahnya pembuluh darah.

Hasil uji in vitro yang dilakukan Li-chen Wu, peneliti Department of Applied Chemistry, National Chi-Nan University, menunjukkan ekstrak kulit buah naga berdaging merah berpotensi menghambat pertumbuhan sel tumor B16F10 pada dosis 25 g. Itu membuktikan buah naga tak hanya lezat bila disantap, tetapi juga berfaedah sebagai obat.

Pakar sependapat dan mengakui buah naga kaya dengan potasium, ferum, protein, serat, sodium dan kalsium yang baik untuk kesihatan berbanding buah-buahan lain yang diimport.

Secara keseluruhan, setiap buah naga merah mengandung:

  • Protein yang mampu mengurangkan metabolisma badan dan menjaga kesihatan jantung;
  • Serat (mengawal kanser usus, kencing manis dan diet);
  • Karotin (kesihatan mata, menguatkan otak dan menghalang penyakit);
  • Kalsium (menguatkan tulang) dan fosferos (pertumbuhan tisu badan).
  • Buah naga juga mengandungi zat besi untuk menambah darah;
  • Vitamin B1 (mengawal kepanasan badan); vitamin B2 (menambah selera);
  • Vitamin B3 (menurunkan kadar kolesterol) dan vitamin C (menambah kelicinan, kehalusan kulit serta mencegah jerawat).
  • Buah naga selain mempunyai nilai ekonomis tinggi, juga memiliki khasiat bagi kesehatan manusia, di antaranya sebagai penyeimbang kadar gula darah, pencegah kanker, pelindung kesehatan mulut, pengurang kolestrol, pencegah pendarahan, dan obat keluhan keputihan.

Berbagai macam buah memiliki khasiat dan manfaat bagi kesehatan anda, untuk kesehatan mata, rambut, kulit, dan seluruh tubuh anda. Selain berkhasiat untuk mencegah beberapa macam penyakit, baik daging maupun kulit buah naga merah juga bisa melengkapi kebutuhan nutrisi dalam tubuh anda.
Jika demikian, maka konsumsi buah naga sangat disarankan. Kandungan zat-zat di dalam buah naga ternyata menimbulkan efek positif bagi tubuh yang mengkonsumsinya. Demikianlah manfaat serta khasiat yang terkandung dalam buah naga.

(Sumber: http://mixnews.blogdetik.com)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Human Captcha Verification : * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

%d bloggers like this: