10 Langkah Cara Mempercepat Loading Blog WordPress

Blog wordpress dapat diolah agar menjadi blog fast loading, kecepatan loading blog wordpress nya tidak membuat pengunjung kesal menunggu. Kamu dapat memaksimalkan kecepatan loading blog wordpress dengan menggunakan beberapa trik. Trik-trik ini dapat menambah performa blog kamu jadi lebih baik. Berikut ini ada 10 Langkah Cara Mempercepat Loading Blog WordPress, dan gak pake lelet.

10 LANGKAH CARA MEMPERCEPAT LOADING BLOG WORDPRESS

cara mempercepat loading blog
Image courtesy by Master isolated images

Tak hanya memikirkan kekuatan SEO blog, kecepatan waktu loading blog wordpress yang kamu miliki saat ini juga perlu diperhatikan.Ada beberapa plugin wordpress penting tambahan yang dapat kamu install dalam blog. Selain untuk keperluan SEO, mempercantik blog, kamu juga memerlukan beberapa plugin yang bisa mendukung untuk membuat fast loading blog.

1.  Pasang Plugin WP Super Cache

Plugin WP Super Cache ini bekerja untuk mengurangi sistem kerja hosting, plugin ini dapat mengubah Dynamic Pages menjadi Static Pages. Jadi pasanglah plugin ini untuk mendukung mempercepat loading blog wordpress milikmu.

2.  Pilih hosting yang mendukung performa

Disini kamu perlu mengetahui cara memilih hosting yang baik. Buat kamu yang punya blog yang mayoritas pengunjung blog dari Indonesia, pakailah server IIX (Indonesia Internet Exchange). Pemilihan server ini didasarkan atas target pengunjung dari blog kamu. Dan sebaliknya, kalau blog kamu target marketnya mayoritas dari luar negeri, maka pilihlah server luar atau Amerika. Coba lihat artikel infodari tentang perbedaan hosting server luar dan dalam negeri, untuk melihat lebih jauh kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

3.  Pisahkan dan pecah tulisan panjang

Membuat tulisan terlalu panjang, selain dapat menimbulkan cepatnya rasa bosan datang bagi pembaca, juga dapat membuat loading halaman lebih berat dari normalnya. Akan lebih baik jika kamu membuat artikel panjang yang terbagi dalam beberapa halaman. Misalnya kalau kamu punya artikel 3000 kata, coba pecah menjadi 2 atau 3 halaman. Kamu bisa menambahkan script <!–nexpage–> di bagian HTML (bukan di visual, dalam wodpress terbaru, tab “html” sudah berubah menjadi tab “text”), di baris atau alenia yang akan dipecah pada artikel.

4.  Pecah halaman komentar

Ini juga salah satu hal penting sebagai cara meringankan dan mempercepat loading blog. Yaitu dengan memecah halaman komentar, agar tidak terlalu panjang. Kamu bisa bayangkan, jika dalam satu halaman artikel terdapat 200 komentar, apalagi jika blog nya dofollow, wuiiih.. pasti loading nya berat sekali. Maka dari itu, sebaiknya kita membagi halaman komentar, agar tidak sekaligus tampil sejumlah komentar seluruhnya. Buka tab “Setting”, pilih opsi “Discussion”. Disitu kamu bisa tentukan berapa banyak komentar yang ingin ditampilkan dalam satu halaman.

5.  Batasi panjang kalimat dalam Summary Konten

Kamu bisa memanfaatkan pemenggal artikel menggunakan “Read More”. Agar halaman depan kamu bisa lebih ringan, cobalah penggal artikel-artikel (membuat summary konten) yang ada dengan menggunakan read more. Buka tab “Themes” dalam dashboard wordpress, dan pilih Editor. Kemudian buka file index.php (file ini pengatur home atau halaman depan blog). Cari script ini:


<?php the_content(__('(more...)'));?>

dan ganti  tulisan “content” dengan “excerpt” untuk menampilkan excerpt atau summary atau juga penggalan artikel di halaman depan. Kodenya akan menjadi seperti di bawah ini:


<?php the_excerpt(__('(more...)'));?>

Secara default wordpress akan menampilkan excerpt dari alenia pertama artikel. Tapi kalau kamu ingin menentukan sendiri kalimat ringkasan  apa yang ingin ditampilkan, maka saat kamu menulis posting, kamu bisa menambahkannya di kolom Excerpt bagian bawah.

6.  Atur jumlah posting artikel yang tampil di halaman depan.

Kalau bisa jangan terlalu banyak jumlah artikel yang ditampilkan di halaman depan. Kamu dapat menentukan berapa banyak jumlah artikel yang tampil di halaman depan dengan membuka tab “Setting”, kemudian pilih opsi “Reading”.

7.  Optimasi database

Install plugin WP Optimize. Plugin ini membantu kamu mengelola database dan berbagai macam sampah, baik sampah dari bekas kegiatan menulis posting, bongkar pasang plugin, ganti tema, dan yang lainnya. Dengan satu klik, pekerjaan pembersihan sampah bisa dilakukan. Jadi, optimasi database juga dapat digunakan sebagai salah satu cara mempercepat loading blog.

8.  Atur dan Kompresi CSS

Semakin banyak warna, gambar, flash, maka beban loading blog akan semakin bertambah. Untuk meringankan loading blog, pasang plugin WP CSS. Kamu dapat menyesuaikan setting yang disediakan.

9.  Buang plugin yang tidak diperlukan

Bijak memilih plugin yang digunakan dalam blog. Jika sudah ada yang diputuskan untuk tidak dipakai lagi, maka setelah menonaktifkan plugin, sebaiknya hapus juga plugin tersebut dari blog.

10.  Kurangi jumlah entri database

Lakukan sedikit modifikasi di header.php. Bukalah file ini pada themes editor di dashboard wordpress. Kemudian cari baris berikut:

<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" <?php language_attributes('xhtml');?>>
<head profile="http://gmpg.org/xfn/11">
<meta http-equiv="Content-Type" content="<?php bloginfo('html_type'); ?>; charset=<?php bloginfo('charset'); ?>" /></code></pre>

dan ganti menjadi seperti di bawah ini:

<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" dir="ltr">
<head profile="http://gmpg.org/xfn/11">
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html;charset=UTF-8"/></code>

Nah sobat infodari, semoga artikel ini dapat membantu mempercepat loading blog wordpress kamu. Meski harus sedikit otak atik template blog sedikit, tapi hasilnya tentu akan lebih baik.

Referensi: Tabloid PCplus Januari 2011

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Human Captcha Verification : * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

%d bloggers like this: